Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj menyatakan dukungannya terhadap program Dewan Koperasi Indonesia dan Dewan Koperasi Nusa Tenggara Barat. Ia pun mendorong 10 Dekopinda se-NTB untuk mempercepat digitalisasi koperasi dan koperasisasi UMKM di NTB.

“Terima kasih Ketua Umum Dekopin Dr. Nurdin Halid yang berkenan datang ke Desa Tete Batu ini. Pidato Bapak tadi benar-benar menyentak kami semua. Ibarat ‘kami sudah mati serasa hidup kembali’. Kami siap mendukung program strategis Dekopin dan Dekopinwil NTB soal digitalisasi koperasi dan UMKM-UMKM dikoperasikan,” demikian H. Rumaksi Sj dalam awal sambutannya pada acara pembukaan Rakerwil Dekopinwil NTB, di Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Sabtu (25/9/2021).

Sebelum Rumaksi, Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid dalam sambutannya meminta Dekopinwil dan 10 Dekopinda se-NTB untuk menjaga soliditas gerakan dan tak boleh lelah mempromosikan koperasi kepada segenap stakeholders koperasi di NTB. Secara Khusus, Nurdin mengapresiasi kepemimpinan Mahmud Razak dalam mengkonsolidasi 10 Dekopinda se-NTB.

“Saya sangat gembira hari ini melihat soliditas penuh suasana kekeluargaan yang ditunjukkan gerakan koperasi NTB. Semua kompak dan bertekad memajukan koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat. Saya bangga berada di tengah-tengah Bapak/Ibu semua di Desa Tete Batu yang indah yang akan mewakili Indonesia dalam lomba Desa Wisata Dunia tahun ini,” kata Nurdin.

Nurdin Halid mengapresiasi langkah cepat Dekopinwil NTB yang dipimpin Ir. Mahmud Razak, MM yang sukses mengkonsolidasi 10 Dekopinda se-NTB dalam mewujutkan program nasional Dekopin tentang digitalisasi koperasi, menjadikan koperasi sebagai ‘rumah pemberdayaan’ UMKM-UMKM, dan penetrasi usaha koperasi di sektor riil.

“Saya berpesan agar Rakerwil ini menghasilkan rencana kerja strategis 5 tahun ke depan. Masa depan koperasi di NTB berada di tangan Bapak-Bapak ketua Dekopinda yang dilantik hari ini. Pada kesempatan yang baik ini, saya juga berharap dukungan Pemerintah Propinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten/Kota agar membangun koperasi sebagai ‘rumah besar’ UMKM,” kata Nurdin.

Secara khusus, Nurdin berharap dukungan nyata Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur kepada gerakan koperasi untuk menjadikan koperasi sebagai rumah pemberdayaan UMKM-UMKM.

“Saya banyak mendengar dari Pak Mahmud soal visi dan komitmen Pemda Lombok Timur terhadap kemajuan koperasi dan UMKM. Saya percaya, Lombok Timur bisa menjadi pilot project program-program Dekopin dan Dekopinwil NTB,” kata Nurdin Halid sembari mengarahkan pandangannya kepada Rumaksi.

Bak gayung bersambut. Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj menyambut antusias pesan dan harapan Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid maupun Ketua Dekopinwil NTB Mahmud Razak. Dalam pidatonya yang penuh semangat dengan suara menggelegar, Rumaksi mengatakan siap bekerjasama dengan gerakan koperasi di Lombok Timur untuk program digitalisasi koperasi maupun koperasisasi UMKM di wilayahnya.

“Saya hari ini senang sekali mendengar program digitalisasi yang didorong oleh Dekopin dan sudah dimulai oleh Dekopinwil NTB. Digitalisasi usaha ini sangat penting hari ini. Saya tentu berharap para ketua Dekopinda yang hari ini dilantik bisa mewujutkan program digitalisasi ini di koperasi-koperasi yang tersebar di NTB,” ujar Rumaksi.

Terkait koperasisasi UMKM, Rumaksi menyebut UMKM di beberapa sektor penting yang menyangkut pekerjaan mayoritas masyarakat NTB seperti pertanian dan peternakan. Menurut Rumaksi, petani dan peternak sudah seharusnya dikoperasikan karena mereka menghadapi banyak kendala yang bisa diatasi kalau mereka bergabung dalam wadah organisasi koperasi.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj (ketiga dari kanan), Ketua Umum Dekopin Dr.(Hc). Nurdin Halid (kedua dari kanan), dan Ketua Dekopinwil NTB, Ir. Mahmud Razak, MM (paling kanan) tiba di lokasi menjelang upacara adat penyambutan tamu Sorong Serah sebelum acara pembukaan Rakerwil Dekopin Wilayah NTB di Desa Tete Batu, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Sabtu (25/9/2021).

Ia mencontohkan, program ternak sapi yang difasilitasi oleh Pemda Lombok Timur. “Kami sudah mempunyai program 5.000 ekor sapi yang dipelihara para peternak. Ini bagus kalau para peternak ini dikoperasikan,” ujar Rumaksi.

Rumaksi juga meminta kolaborasi Dekopin pusat, Dekopiwil, Dekopinda, dan koperasi dengan perusahaan pupuk. Selama ini, kata Rumaksi, petani dirugikan oleh permainan harga yang dilakukan distributor maupun agen hingga penjual eceran pupuk bersubsisi.

Menurut Rumaksi, distribusi pupuk seharusnya dikelola oleh koperasi yang beranggotakan petani. Koperasi tidak mungkin memainkan harga untuk anggotanya yang adalah petani. Pembelian pupuk oleh petani anggota koperasi juga nantinya akan mendatangkan penghasilan berupa SHU.

“Jadi, pupuk bersubsidi ini harus dikelola oleh koperasi. Hanya melalui koperasi pupuk bersubsidi memberikan manfaat nyata bagi petani. Saya yakin Dekopin pusat yang dipimpin Pak Nurdin Halid bisa melobi Pemerintah, khususnya pabrik pupuk agar menyerahkan pengelolaan pupuk bersubsidi kepada koperasi. Tapi, saya juga minta agar koperasi-koperasi kita jangan hanya papan nama. Jangan juga ‘isoman’ terus,” kata Rumaksi yang disambut gelak tawa hadirin.

Rumaksi juga menyebut perlunya kolaborasi untuk pengembangan koperasi tembakau. NTB, kata Rumaksi, adalah salah satu propinsi penghasil tembakau di Indonesia untuk keperluan pabrik rokok. Untuk itu, ia mendorong Dekopinwil dan Dekopinda untuk mengkoperasikan petani tembakau di NTB.

Rumaksi lantas membuat ilustrasi. “Nanti koperasi petani tembakau di NTB bekerjasama dengan koperasi di Jawa Timur. Koperasi di NTB menghimpun dan mengelola tembakau. Lalu, didistribusikan oleh koperasi di Jawa Timur ke pabrik rokok di Jawa,” ujar Rumaksi.

Di akhir sambutannya, Rumaksi meminta Dekopinwil dan 10 pengurus baru Dekopinda yang dilantik untuk bekerja keras dan cerdas. Dikatakan, Pemerintah daerah mempunyai program untuk petani, peternak, dan nelayan. Ia berharap Dekopinwil, Dekopinda, dan koperasi-koperasi jemput bola.

“Tolonglah, Bapak/Ibu ketua-ketua Dekopinda yang dilantik hari ini bekerja cerdas mendorong koperasi-koperasi untuk maju. Jangan tunggu ada program Pemerintah khusus untuk Dekopinda dan koperasi. Tugas gerakan koperasi ialah bagaimana berinovasi agar program pemerintah daerah untuk masyarakat banyak bisa dikelola atau dikembangkan oleh koperasi,” ujar Rumaksi.

Geliat Gerakan Koperasi NTB

 

Ketua Dekopinwil NTB, Mahmud Razak, menjelaskan ada tiga program unggulan Dekopinwil yang menjadi agenda bersama dengan 10 Dekopinda. Namun, katanya, tiga agenda itu berupa arah kebijakan 5 tahun ke depan. Sedangkan dalam pengembangan di masing-masing kabupaten/kota diserahkan kepada improvisasi dan inovasi masing-masing Dekopinda.

“Kami Dekopinwil dan 10 Dekopinda sepakat dengan tiga program unggulan yang akan menjadi agenda bersama. Pertama, mempercepat digitalisasi koperasi di NTB. Kedua, mengajak pemda kabupaten dan kota untuk koperasisasi UMKM-UMKM. Ketiga, mendorong pengembangan koperasi sektor riil, termasuk setiap Dekopinda akan membentuk badan usaha koperasi agar ke depan bisa mandiri,” ujar Mahmud Razak usai Rakerwil.

Mahmud Razak menegaskan, beberapa program yang dibahas dalam Rakerwil sudah dijalankan oleh Dekopinwil. Dalam Rakerwil, pihaknya hanya mensosialisasikan program-program tersebut dan meminta komitmen 10 Dekopinda untuk mempercepat realisasi dan memperluas jangkauan program.

Ia menyebut beberapa contoh. Dekopinwil NTB sudah membentuk badan hukum koperasi, yaitu Koperasi Integrasi Lintas Usaha, yang berada di bawah kendali Dekopinwil.

“Koperasi yang dikelola Dekopinwil sudah ada. Tujuannya agar Dekopinwil bisa mandiri ke depannya. Dalam Rakerwil, saya mendorong Dekopnda-Dekopinda untuk mendirikan koperasi ‘milik’ Dekopinda. Tujuannya sama, untuk kemandirian Dekopinda. Koperasi milik Dekopinwil dan Dekopinda tidak akan mematikan usaha koperasi lain di NTB karena wilayah kerja koperasi itu sesungguhnya sangat luas dari hulu ke hilir,” demikian Mahmud Razak.

Terkait program digitalisasi koperasi, Mahmud menjelaskan, pihaknya tidak mau berteori dan berwacana. Ia memanfaatkan momentum Rakerwil 25 September 2021 sebagai tonggak sejarah digitalisasi koperasi di NTB yang ditandai dengan penandatangan kerjasama antara PT Digikop Cipta Indonesia atau DIGIKOP dengan lima koperasi di NTB.

Kelima koperasi itu ialah Koperasi Integrasi Lintas Usaha yang diwakili Mahmud Razak sebagai ketua. KUD Tunggal Kayun diwakili ketuanya L. Sukardi; Koperasi Taksi Lombok Baru oleh H. Basir sebagai ketua; KUD Tri Karya oleh Faesal sebagai ketua, dan KPRI Damai oleh ketuanya Abdul Gani.

“Lima koperasi ini adalah langkah awal. Dalam 2 atau 3 bulan ke depan, akan dilakukan penandatangan kerjasama antara DIGIKOP dengan sejumlah koperasi dari beberapa kabupaten lainnya,” ujar Mahmud. “Kita butuh proyek percontohan sehingga bisa menarik koperasi-koperasi lain,” tambah Mahmud.

Pada hari yang sama, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara PT. Anugerah Bangun Sinergi dengan Koperasi Integrasi Lintas Usaha. PT Anugerah Bangun Sinergi adalah perusahaan penyedia provider internet.

“Kami perlu menjalin kerjasama dengan PT Anugerah Bangun Sinergi agar aplikasi-aplikasi digital untuk koperasi bisa dipakai oleh anggota koperasi. Kita butuh jaringan internet di desa-desa karena aplikasi-aplikasi DIGIKOP berbasis Android,” ujar Mahmud.

Terkait usaha koperasi di sektor riil dan mengkoperasikan UMKM, Mahmud menjelaskan, bahwa Koperasi Integrasi Lintas Sektor yang dibentuk Dekopinwil bergerak di sektor riil. “Kami bermitra dengan 1.400-an UMKM. Ke depan, kami mendorong UMKM-UMKM itu menjadi anggota koperasi,” ujar Mahmud.

Dekopinwil juga, lanjut Mahmud, mengembangkan kerjasama dengan Gapoktindo dan INKUD. “Kami juga menjalin kerjasama dengan PT Jaring Logistik yang menerapkan sistem zero gudang,” kata Mahmud.

Ia menambahkan, Dekopinwil juga telah mendorong pembentukan koperasi pariwisata (KoparRi) Mandalika Jaya yang konsentrasi beroperasi di Mandalika, salah satu destinasi super-prioritas pemerintahan Presiden Jokowi. Menurut Mahmud, pembentukan koperasi pariwisata Mandalika Jaya sejalan dengan visi dan misi Koperasi Pariwisata Republik Indonesia (KoparRi) di Jakarta, yaitu memperkuat UMKM-UMKM anggota yang bergerak di dalam maupun di luar destinasi wisata.

“Koperasi pariwisata Mandalika Jaya kami dorong pembentukannya untuk memanfaatkan momentum Mandalika sebagai satu dari lima destinasi pariwisata super-premium di Indonesia. Sektor usahanya akan meliputi semua UMKM yang menopang kebutuhan para wisatawan di Mandalika,” ujar Mahmud. “Ke depan, KoparRi Mandalika Jaya akan membentuk cabang di destinasi wisata di kabupaten/kota se-NTB,” pungkas Mahmud.

10 KETUA DEKOPINDA HASIL MUSDA TAHUN 2020/2021 YANG DILANTIK

  1. Kabupaten Bima 19 Desember 2020 SKEP/01/DEKOPINWIL-NTB/E/III/2021

Ketua: Drs. H. Ruslan. H.I, MAP Drs. H. Usman AR, MH (Pergantian)

  1. Kota Bima 20 Desember 2020 SKEP/02/DEKOPINWIL-NTB/E/III/2021

Ketua: H. Abdul Hamid Zainuddin, BA Drs. H. Dahyar, M.Pd (Pergantian)

  1. Kabupaten Dompu 21 Desember 2020 SKEP/03/DEKOPINWIL-NTB/E/III/2021

Ketua: H. Syamsuddin M. Saleh, S.Pd Drs. Juliansyah, MM (Pergantian)

  1. Kabupaten Lombok Barat 23 Juni 2021 SKEP/04/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021

Ketua: Drs. H.M. Nurmain Suryadi Ir. H. M. Jumahir (Pergantian)

  1. Kabupaten Lombok Timur 03 Juli 2021 SKEP/05/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021 Ketua: Muhammad Azlan, SE. M.Ak Ir. H. Syaiful Haq Asry (Pergantian)
  2. Kabupaten Lombok Utara 15 Juli 2021 SKEP/06/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021 Ketua: Ahmad Abdul Gani M.Pd Ahmad Abdul Gani M.Pd (Tetap)
  3. Kota Mataram 31 Juli 2021 SKEP/07/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021

Ketua: Mardi’i Herman, Amd (Pergantian)

  1. Kabupaten Sumbawa Barat 31 Juli 2021 SKEP/08/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021 Ketua: Drs. H.M. Thamzil, MM Drs. H.M. Thamzil, MM (Tetap)
  2. Kabupaten Sumbawa 03 Agustus 2021 SKEP/09/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021

Ketua: A. Rahman, S.Sos H. Rai Saputra, S.Ip (Pergantian)

  1. Kabupaten Lombok Tengah 26 Agustus 2021 SKEP/10/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021; Ketua: Drs. H. Pahrurozi H. Basir, S.Pd (Pergantian)

By admin