Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Dr. (Hc). Nurdin Halid mengapresiasi soliditas dan langkah-langkah terobosan gerakan koperasi Nusa Tenggara Barat. Ia pun mendorong Dekopin Wilayah Propinsi dan 10 Dekopin Daerah Kabupaten/Kota se-NTB untuk mempercepat digitalisasi koperasi dan koperasisasi UMKM di NTB.

Hal itu diungkapkan Nurdin Halid dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Wilayah Dekopinwil NTB di Desa Batu Tete, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, NTB Sabtu akhir pekan lalu (25/9/2021). Kegiatan Rakerwil ini dirangkaikan dengan acara pengukuhan  pengurus baru Dekopinwil NTB serta pelantikan secara kolektif pimpinan 10 Dekopinda Kabupaten/Kota se-NTB hasil Musyawarah Daerah tahun 2020/2021.

“Hari ini saya sangat senang menyaksikan semangat kekeluargaan, soliditas, dan terobosan-terobosan penting Dekopinwil dan semua Dekopinda dari 10 kabupaten/Kota di NTB. Ini pertama kali saya menyaksikan pelantikan Dekopinda se-propinsi dilakukan secara kolektif dengan menghadirkan segenap unsur stakeholders koperasi, mulai pemprov, pemda, camat, kepala desa, pengurus koperasi hingga tokoh masyarakat dan mitra kerjasama,” ujar Nurdin.

Kehadiran Nurdin Halid disambut upacara adat penyambutan tamu Sorong Serah Ajikrama yaitu penerimaan Nurdin Halid secara agung penuh daya magis alami agar bisa menyatu dalam kekerabatan keluarga Tete Batu. Nurdin Halid didampingi Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj., Ketua Dekopinwil NTB  Mahmud Razak, Hasan Rahman (ketua Partai Golkar Lombok Timur), Daeng Paelori (wakil ketua I DPRD Lombok Timur), H Mauud Adam (anggota DPR Komisi I NTB), serta Lalu Azhabidin Tarmizi (Ketua Advokasi BPKH Dekopinwil NTB).

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Camat, Pak Kades, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Tete Batu yang telah menerima saya sebagai keluarga dalam sebuah upacara adat yang luar biasa,” ujar Nurdin Halid di awal sambutannya.

Desa Tete Batu, sekitar 1,5 jam dari Kota Mataram, terletak di lereng Gunung Rinjani, adalah salah satu desa wisata terbaik Indonesia dan akan menjadi wakil Indonesia dalam ajang lomba Desa Terbaik Dunia tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Organisasi Pariwisata PBB (UNWTO).

“Saya merasa bangga bercampur rasa haru berada di tengah masyarakat koperasi di sebuah desa yang indah, sejuk, dan alami. Sebagai pribadi maupun sebagai ketua umum Dekopin beserta seluruh Gerakan koperasi di NTB memberikan dukungan kepada Desa Tete Batu agar nanti bisa bersaing dan meraih hasil terbaik dalam lomba Desa Wisata Dunia PBB tahun 2021 ini,” ujar Nurdin yang disambut aplaus oleh seluruh undangan dan peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Nurdin Halid menegaskan, bahwa koperasi adalah substansi dari sistem ekonomi Pancasila atau Sistem Ekonomi Gotong-Royong sesuai amanat Konstitusi Pasal 33 UUD 1945. Bung Karno, Bung Hatta dan para Bapak Bangsa lainnya menetapkan sistem koperasi karena di dalam koperasi ada nilai-nilai luhur seperti kesetaraan, keadilan, solidaritas, keterbukaan, kerjasama, dan kemandirian.

“Nilai-nilai itu tidak kita temukan dalam sistem ekonomi kapitalis yang berbasis modal dan berorientasi profit. Koperasi berbasis orang dan orientasinya mempromosikan ekonomi anggota. Dalam ekonomi kapitalis, pemilik adalah pemodal. Dalam koperasi, pemilik adalah semua anggota koperasi sekaligus pemakai manfaat usaha koperasi,” tegas Nurdin Halid.

Gerakan Nasional Digitalisasi

Menghadapi era digital yang digerakkan Revolusi Industri 4.0 dan dampak luas pandemi Covid-19, Nurdin Halid menegaskan paradigma baru dan strategi baru pembangunan koperasi di NKRI, yaitu transformasi, kapitalisasi, digitalisasi, kolaborasi, dan hilirisasi usaha UMKM berbasis SDA dan SDB.

“Koperasi harus bertransformasi agar mampu mempromosikan dan mengkapitalisasi potensi ekonomi anggota. Jika tidak berubah, maka koperasi akan tersapu oleh perubahan zaman, ditinggalkan oleh generasi digital akibat Revolusi Industri 4.0,” ujar Nurdin Halid.

Nurdin menjelaskan, Dekopin telah memulai gerakan nasional digitalisasi koperasi dengan menggandeng PT Digital Cipta Indonesia (DIGIKOP) sebagai penyedia aplikasi-aplikasi khusus untuk digitalisasi koperasi. Digikop juga menyediakan Jaringan Bersama Akses Data Dukcapil bagi koperasi-koperasi.

“Pada Hari Koperasi 12 Juli 2020, Dekopin telah menjalin kerjasama dengan PT Digikop Cipta Indonesia atau Digikop. Ada 5 program atau produk unggulan Digikop yaitu Digikopin, Jasapay, Warkop, Prodidikop,” ungkap Nurdin Halid.

Digikopin adalah aplikasi yang membantu koperasi untuk beroperasi secara digital, mulai simpan pinjam sampai transfer dana pembayaran. Jasapay menjadi pilihan bisnis baru koperasi untuk  pembelian pulsa, pembayaran listrik, pemesanan tiket, PAM dan ribuan barang lainnya. Wahana rumah koperasi atau warkop menjadi sarana e-commerce khusus untuk anggota koperasi dan juga masyarakat luas yg mau membeli barang dagangan koperasi.

“Pro Digikop yang akan menjual produk digital dan meterai elektronik yang semakin dibutuhkan di era digital. Digikop juga telah menyediakan Jaringan Bersama bagi koperasi-koperasi di Indonesia untuk bisa mengakses data penting anggota maupun calon anggota koperasi yang tersimpan di Ditjen Dukcapil,” papar Nurdin Halid.

Nurdin Halid mengapresiasi gerakan koperasi NTB yang bergerak cepat merealisasikan gerakan nasional digitalisasi koperasi. Meski mengaku sudah cukup banyak koperasi yang masuk dunia digital, Nurdin melihat terobosan Dekopinwil NTB sebagai tonggak penting karena melibatkan struktur, yaitu Dekopin, Dekopinwil, Dekopinda, dan koperasi-koperasi primer di akar rumput.

“Hari ini, kita menyaksikan 5 koperasi di NTB akan menandatangani perjajian kerjasama dengan DIGIKOP. Sungguh ini sebuah lompatan penting untuk mengawali digitalisasi koperasi di NTB,” ujar Nurdin Halid. “NTB menjadi propinsi pertama yang mewujutkan program unggulan Dekopin yaitu mendidigitalisasi koperasi-koperasi di wilayahnya,” puji Nurdin lagi.

Pada acara pembukaan Rakerwil itu, dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara  Digikop dengan Koperasi Integrasi  Lintas Usaha, KUD Tunggal Kayun, Koperasi Taksi Lombok Baru, KUD Tri Karya, dan KPRI Damai. Pihak Digikop diwakili Yosef Tor Tulis selaku Direktur Media dan Corporate Affairs. Selain itu, penandatanganan kerjasama juga dilakukan antara Koperasi Integrasi Lintas Usaha dengan PT. Anugerah Bangun Sinergi yang memfasilitasi ketersediaan jaringan internet di desa-desa.

Koperasi ‘Rumah Bersama’ UMKM

Nurdin Halid juga mendorong koperasi-koperasi untuk lebih banyak lagi yang masuk ke sektor riil. Secara khusus ia berharap Dekopinwil dan Dekopinda bekerjasama dengan Pemda Lombok Timur untuk hilirisasi usaha rakyat berskala UMKM dengan melibatkan koperasi. Strategi hilirisasi terutama untuk sektor usaha berbasis sumber daya alam (SDA) dan sumber daya budaya (SDB).

“Kolaborasi antara gerakan koperasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemda untuk hilirisasi usaha rakyat melalui koperasi sangat penting. Pemda mempunyai banyak program untuk masyarakat UMKM seperti petani, peternak, nelayan, dan pengrajin. Koperasi harus hadir sebagai organisasi menghimpun, memfasilitasi, dan menggerakkan UMKM-UMKM sehingga program pemerintah memberi manfaat optimal dan berkelanjutan. Di situlah fungsi koperasi sebagai ‘rumah pemberdayaan’ UMKM-UMKM,” Nurdin Halid memaparkan.

Nurdin berharap, Dekopinwil dan Dekopinda se-NTB melalui Rakerwil secara bersama-sama koperasi meracang konsep yang rasional, detail, terukur. Dengan begitu, Pemda tidak akan ragu-ragu memakai koperasi sebagai sistem dan alat memajukan ekonomi rakyat di NTB.

“Koperasi harus memastikan bahwa anggaran atau program bantuan Pemerintah pusat maupun daerah yang tersebar di banyak dinas berjalan baik, terkawal dengan baik sehingga memberikan manfaat nyata bagi rakyat secara berkelanjutan. Dekopinwil dan Dekopinda berperan sebagai ‘fasilitator sekaligus konsultan’ koperasi dalam menjalankan program Pemerintah untuk pemberdayaan UMKM-UMKM anggotanya,” tandas Nurdin mengakhiri sambutannya.

Dukungan Pemda Lombok Timur

Bak gayung bersambut. Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj menyatakan dukungannya terhadap program Dewan Koperasi Indonesia dan Dewan Koperasi Nusa Tenggara Barat. Ia pun mendorong 10 Dekopinda se-NTB untuk mempercepat digitalisasi koperasi dan koperasisasi UMKM di NTB.

“Terima kasih Ketua Umum Dekopin Dr. Nurdin Halid yang berkenan datang ke Desa Tete Batu ini. Pidato Bapak tadi benar-benar menyentak kami semua. Ibarat ‘kami sudah mati serasa hidup kembali’. Kami siap mendukung program strategis Dekopin dan Dekopinwil NTB soal digitalisasi koperasi dan UMKM-UMKM dikoperasikan,” demikian H. Rumaksi dalam awal sambutannya.

Dalam sambutannya, Rumaksi  mengatakan siap bekerjasama dengan gerakan koperasi di Lombok Timur untuk program digitalisasi koperasi maupun koperasisasi UMKM di wilayahnya. “Saya hari ini senang sekali mendengar program digitalisasi yang didorong oleh Dekopin dan sudah dimulai oleh Dekopinwil NTB. Digitalisasi usaha ini sangat penting hari ini. Saya tentu berharap 10 ketua Dekopinda yang hari ini dilantik bisa mewujudkan program digitalisasi di koperasi-koperasi yang tersebar di NTB,” ujar Rumaksi.

Terkait koperasisasi UMKM, Rumaksi menyebut UMKM di beberapa sektor penting yang menyangkut pekerjaan mayoritas masyarakat NTB seperti pertanian dan peternakan. Menurut Rumaksi, petani dan peternak sudah seharusnya dikoperasikan karena mereka menghadapi banyak kendala yang bisa diatasi kalau mereka bergabung dalam wadah organisasi koperasi.

Ia mencontohkan, program ternak sapi yang difasilitasi oleh Pemda Lombok Timur. “Kami sudah mempunyai program 5.000 ekor sapi yang dipelihara para peternak. Ini bagus kalau para peternak ini dikoperasikan,” ujar Rumaksi.

Rumaksi juga meminta kolaborasi Dekopin pusat, Dekopiwil, Dekopinda, dan koperasi dengan perusahaan pupuk. Selama ini, kata Rumaksi, petani dirugikan oleh permainan harga yang dilakukan distributor maupun agen hingga penjual eceran pupuk bersubsisi.

Menurut Rumaksi, distribusi pupuk seharusnya dikelola oleh koperasi yang beranggotakan petani. Koperasi tidak mungkin memainkan harga untuk anggotanya yang adalah petani. Pembelian pupuk oleh petani anggota koperasi juga nantinya akan mendatangkan penghasilan berupa SHU.

“Jadi, pupuk bersubsidi ini harus dikelola oleh koperasi. Hanya melalui koperasi pupuk bersubsidi memberikan manfaat nyata bagi petani. Saya yakin Dekopin pusat yang dipimpin Pak Nurdin Halid bisa melobi Pemerintah, khususnya pabrik pupuk agar menyerahkan pengelolaan pupuk bersubsidi kepada koperasi. Tapi, saya juga minta agar koperasi-koperasi kita jangan hanya papan nama. Jangan juga ‘isoman’ terus,” kata Rumaksi yang disambut gelak tawa hadirin.

Rumaksi juga menyebut perlunya kolaborasi untuk pengembangan koperasi tembakau. NTB adalah salah satu propinsi penghasil tembakau di Indonesia untuk keperluan pabrik rokok. Untuk itu, Rumaksi mendorong Dekopinwil dan Dekopinda untuk mengkoperasikan petani tembakau di NTB. Koperasi petani tembakau di NTB kemudian menjalin Kerjasama dengan koperasi di Pulau Jawa.

“Nanti koperasi petani tembakau di NTB bekerjasama dengan koperasi di Jawa Timur. Koperasi di NTB menghimpun dan mengelola tembakau. Lalu, didistribusikan oleh koperasi di Jawa Timur ke pabrik rokok di Jawa,” ujar Rumaksi.

Di akhir sambutannya, Rumaksi meminta Dekopinwil dan 10 pengurus baru Dekopinda yang dilantik untuk bekerja keras dan cerdas. Dikatakan, Pemerintah daerah mempunyai program untuk petani, peternak, dan nelayan. Ia berharap Dekopinwil, Dekopinda, dan koperasi-koperasi jemput bola.

“Tolonglah, ketua-ketua Dekopinda yang dilantik hari ini bekerja cerdas mendorong koperasi-koperasi untuk maju. Jangan tunggu ada program khusus untuk Dekopinda dan koperasi. Gerakan koperasi harus bisa berinovasi agar program pemda untuk UMKM petani dan peternak bisa diwadahi dan  dikembangkan oleh koperasi,” ujar Rumaksi.

Tiga Agenda Strategis

Ketua Dekopinwil NTB Mahmud Razak menandaskan bahwa arahan  Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid dan harapan Wakil Bupati Rumaksi telah menjadi agenda utama gerakan koperasi NTB. “Kami tidak berwacana. Kami sudah mulai. Rakerwil ini lebih untuk memantabkan gerakan kami ke depan,” ujar Mahmud Razak.

Ia menyebut tiga program unggulan Dekopinwil yang menjadi agenda bersama dengan 10 Dekopinda. Ketiga agenda itu berupa arah kebijakan 5 tahun ke depan. Sedangkan dalam pengembangan di masing-masing kabupaten/kota diserahkan kepada improvisasi dan inovasi masing-masing Dekopinda.

“Kami Dekopinwil dan 10 Dekopinda sepakat dengan tiga program unggulan yang akan menjadi agenda bersama. Pertama, mempercepat digitalisasi koperasi di NTB. Kedua, bekerjasama dengan pemda kabupaten dan kota untuk koperasisasi UMKM-UMKM. Ketiga, mendorong pengembangan koperasi sektor riil, termasuk setiap Dekopinda akan membentuk badan usaha koperasi agar ke depan bisa mandiri,” ujar Mahmud Razak.

Terkait program digitalisasi koperasi, Mahmud menjelaskan, pihaknya memanfaatkan momentum Rakerwil 25 September 2021 sebagai tonggak sejarah digitalisasi koperasi di NTB yang ditandai dengan penandatangan kerjasama antara PT Digikop Cipta Indonesia (Digikop) dengan lima koperasi di NTB.

“Lima koperasi ini adalah langkah awal. Dalam 2 atau 3 bulan ke depan, akan dilakukan penandatangan kerjasama antara DIGIKOP dengan sejumlah koperasi dari beberapa kabupaten lainnya,” ujar Mahmud. “Kita butuh proyek percontohan sehingga bisa menarik koperasi-koperasi lain,” tambah Mahmud.

Pada hari yang sama, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara  Koperasi Integrasi Lintas Usaha dengan PT. Anugerah Bangun Sinergi sebagai perusahaan penyedia provider internet. “Kami perlu menjalin kerjasama dengan PT Anugerah Bangun Sinergi agar aplikasi-aplikasi digital untuk koperasi bisa dipakai oleh anggota koperasi. Kita butuh jaringan internet di desa-desa karena aplikasi-aplikasi DIGIKOP berbasis Android,” ujar Mahmud.

Terkait usaha koperasi di sektor riil dan mengkoperasikan UMKM, Mahmud menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menginisiasi pembentukan beberapa koperasi yang bergerak di sektor riil. Salah satunya, Koperasi Integrasi Lintas Usaha yang dibentuk Dekopinwil NTB.

“Koperasi Integrasi Lintas Usaha bermitra dengan 1.400-an UMKM dari berbagai sektor usaha. Ke depan, kami mendorong UMKM-UMKM itu menjadi anggota koperasi. Kami juga mendorong 10 Dekopinda di NTB untuk membentuk badan usaha koperasi untuk memenuhi kebutuhan organisasi gerakan di daerah masing-masing,” ujar Mahmud yang juga Ketua Koperasi Integrasi Lintas Usaha.

Dekopinwil juga, lanjut Mahmud, mengembangkan kerjasama dengan Gapoktindo dan INKUD. “Kami juga menjalin kerjasama dengan PT Jaringan Logistik yang menerapkan sistem zero gudang,” kata Mahmud.

Ia menambahkan, Dekopinwil juga telah mendorong pembentukan koperasi pariwisata (KoparRi) Mandalika Jaya yang beroperasi di Mandalika, salah satu destinasi super-prioritas pemerintahan Presiden Jokowi. Menurut Mahmud, pembentukan koperasi pariwisata Mandalika Jaya sejalan dengan visi dan misi Koperasi Pariwisata Republik Indonesia (KoparRi) di Jakarta, yaitu memperkuat UMKM-UMKM anggota yang bergerak di dalam maupun di luar destinasi wisata.

“Koperasi pariwisata Mandalika Jaya kami dorong pembentukannya untuk memanfaatkan momentum Mandalika sebagai satu dari lima destinasi pariwisata super-premium di Indonesia. Sektor usahanya akan meliputi semua UMKM yang menopang kebutuhan para wisatawan di Mandalika,” ujar Mahmud. “Ke depan, KoparRi Mandalika Jaya akan membentuk cabang di destinasi wisata di kabupaten/kota se-NTB,” pungkas Mahmud.

10 KETUA DEKOPINDA HASIL MUSDA TAHUN 2020/2021 YANG DILANTIK

1.            Kabupaten Bima 19 Desember 2020 SKEP/01/DEKOPINWIL-NTB/E/III/2021

Ketua: Drs. H. Ruslan. H.I, MAP Drs. H. Usman AR, MH (Pergantian)

2.            Kota Bima 20 Desember 2020 SKEP/02/DEKOPINWIL-NTB/E/III/2021

Ketua: H. Abdul Hamid Zainuddin, BA Drs. H. Dahyar, M.Pd (Pergantian)

3.            Kabupaten Dompu 21 Desember 2020 SKEP/03/DEKOPINWIL-NTB/E/III/2021

Ketua: H. Syamsuddin M. Saleh, S.Pd Drs. Juliansyah, MM (Pergantian)

4.            Kabupaten Lombok Barat 23 Juni 2021 SKEP/04/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021

Ketua: Drs. H.M. Nurmain Suryadi Ir. H. M. Jumahir (Pergantian)

5.            Kabupaten Lombok Timur 03 Juli 2021 SKEP/05/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021 Ketua: Muhammad Azlan, SE. M.Ak Ir. H. Syaiful Haq Asry (Pergantian)

6.            Kabupaten Lombok Utara 15 Juli 2021 SKEP/06/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021 Ketua: Ahmad Abdul Gani M.Pd Ahmad Abdul Gani M.Pd (Tetap)

7.            Kota Mataram 31 Juli 2021 SKEP/07/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021

Ketua: Mardi’i Herman, Amd (Pergantian)

8.            Kabupaten Sumbawa Barat 31 Juli 2021 SKEP/08/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021 Ketua: Drs. H.M. Thamzil, MM Drs. H.M. Thamzil, MM (Tetap)

9.            Kabupaten Sumbawa 03 Agustus 2021 SKEP/09/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021

Ketua: A. Rahman, S.Sos H. Rai Saputra, S.Ip (Pergantian)

10.          Kabupaten Lombok Tengah 26 Agustus 2021 SKEP/10/DEKOPINWIL-NTB/E/VIII/2021; Ketua: Drs. H. Pahrurozi H. Basir, S.Pd (Pergantian)

By admin